Spirit Kemerdekaan dalam Lomba Paduan Suara Lagu Nasional Anak Semarak HUT ke-6 GYGYB
- Aug 29, 2017
- 1 min read

Meski sudah memasuki akhir bulan, masih banyak bendera merah putih berkibar di sisi kanan kiri jalan, depan rumah, perkantoran, dan setiap sudut lainnya. Agustus memang identik dengan hari kemerdekaan. Berbagai acara digelar di berbagai instansi untuk merayakan momen setaun sekali ini. Gereja Yesus Gembala Yang Baik (GYGYB) pun ikut ambil bagian memeriahkan hari kemerdekaan dengan menghelat Lomba Paduan Suara Lagu Nasional Anak se-Paroki Santo Yoseph.
Momentum menyambut hari kemerdekaan ini berbarengan dengan rangkaian acara HUT ke-6 GYGYB. Pada Minggu (13/8) kemarin, telah diadakan lomba paduan suara anak-anak antarlingkungan se-Paroki Santo Yoseph Denpasar. Lagu Tanah Airku menjadi lagu nasional wajib yang dilombakan. Lagu pilihan adalah Berlabuh, Kulihat Ibu Pertiwi, Serumpun Padi, dan Memandang Alam. Diikuti oleh tujuh lingkungan dan satu stasi, semarak kebersamaan sangat terasa. Lomba yang mengambil tempat di tangga utama depan gereja ini dapat ditonton oleh semua umat yang datang. Keguyuban pun makin terasa saat warga masing-masing lingkungan bersatu mendukung anak-anak kesayangan mereka berlomba. Keluguan anak-anak mewarnai senandung lagu-lagu nasional yang dinyanyikan oleh paduan suara setiap lingkungan. Kostum yang menarik hati, lagu yang dipadupadankan dengan gerak, serta suara merdu anak-anak menjadi daya tarik tersendiri lomba ini. Meski berlangsung di luar gereja dan sedikit berangin, tidak menyurutkan semangat anak-anak berkompetisi.

Lomba ini sendiri mengajarkan anak-anak tentang semangat, baik semangat berlatih maupun berlomba. Sama seperti esensi kemerdekaan yang identik dengan semangat. Melalui lomba ini, gereja berharap anak-anak yang nantinya menjadi masa depan gereja bisa tumbuh dan berkembang dalam semangat iman dan nasionalisme. (Tim HUT6GYGYB / Sora Riyanti & Photo Courtesy by Sdr. Yudi).













Comments